![]() |
| Ilustrasi (Foto: Pixabay) |
Syafnis.Com, Banyak orang merasakan perubahan suasana hati setelah makan cokelat. Perasaan lebih tenang, nyaman, bahkan sedikit bahagia sering muncul tanpa disadari. Pengalaman ini bukan sekadar sugesti, tetapi berkaitan dengan kandungan alami di dalam cokelat, terutama jika jenis cokelat yang dikonsumsi tepat.
Cokelat yang sehat itu dark chocolate
Kandungan dark chocolate yang bikin tenang
Dark chocolate mengandung senyawa yang dapat memengaruhi kerja sistem saraf. Salah satunya adalah flavonoid, yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak. Aliran darah yang lebih baik membantu otak bekerja lebih optimal dan mendukung rasa rileks.
Cokelat, terutama dark chocolate, mengandung flavonoid yang berasal dari biji kakao. Senyawa ini berperan dalam membantu melancarkan aliran darah, termasuk ke otak. Ketika aliran darah lebih baik, otak mendapat pasokan oksigen yang cukup sehingga bekerja lebih stabil dan tidak mudah terasa tegang.
Selain flavonoid, cokelat juga mengandung magnesium dalam jumlah alami. Magnesium dikenal membantu fungsi saraf dan otot agar lebih rileks. Kekurangan mineral ini sering dikaitkan dengan rasa mudah cemas dan tubuh yang cepat lelah. Asupan dari cokelat membantu melengkapi kebutuhan tersebut.
Selain itu, dark chocolate mengandung sejumlah kecil triptofan, yaitu asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk serotonin. Serotonin berperan dalam membantu suasana hati terasa lebih seimbang dan tenang. Meski jumlahnya tidak besar, keberadaan triptofan dalam cokelat ikut mendukung rasa nyaman ketika dikonsumsi dengan bijak.
Dark chocolate juga dapat merangsang pelepasan endorfin, zat alami dalam tubuh yang memberikan rasa nyaman. Kombinasi senyawa inilah yang membuat cokelat sering diasosiasikan dengan perasaan lebih tenang, terutama jika dikonsumsi dalam porsi kecil dan tidak berlebihan. Pelepasan endorfin ini membantu menjelaskan mengapa cokelat dapat memunculkan perasaan lebih tenang dan hangat.
Selain kandungan kimianya, aroma dan rasa cokelat juga berperan secara sensorik. Sensasi pahit ringan dan aroma khas kakao membantu tubuh melambat dan lebih fokus pada momen saat ini. Ketika dinikmati perlahan, cokelat memberi efek menenangkan yang berasal dari kombinasi kandungan alami dan pengalaman makan itu sendiri.
Cokelat sering dinikmati saat seseorang ingin menenangkan diri. Rasa dan aromanya membantu tubuh beralih dari kondisi tegang ke suasana yang lebih santai. Ketika dinikmati perlahan, cokelat memberi jeda kecil bagi pikiran dari rutinitas yang padat.
Dark chocolate cocok dijadikan teman relaksasi karena tidak memicu lonjakan gula darah yang berlebihan. Efeknya lebih halus dan stabil, sehingga tubuh tidak mengalami perubahan energi yang drastis. Inilah yang membuat perasaan tenang bisa bertahan lebih lama. Semoga bermanfaat!

